Langsung ke konten utama

Tim Kuda #cerita pimnas 1

Selamat Pagi...
PIMNAS PIMNAS PIMNAS
(Pekan Imiah Nasional)

Sudah lama saya ingin menulis semua tentang pengalaman PIMNAS yang pernah saya rasakan.
Mungkin PIMNAS itu bukan apa-apa. Mungkin saja momen PIMNAS juga biasa saja bagi sebagian orang. Tapi, PIMNAS merupakan hal menyenangkan. Merupakan salah satu turning point juga dalam hidup seorang AYUFI.

Pertama-tama adalah tentang TIM KUDA.
TIM KUDA terdiri dari

1) Ayufi (saya sendiri)
Kebetulan saya adalah ketua TIM kuda ini. Hmm..meskipun awalnya capek dan lelah (pengen nyerah) tapi..ya tetep do the best ajalah.. Jujur saja, dari awal saya menekankan kepada tim KUDA.. bahwa tujuan kita bukan mendapatkan uang dari dana hasil pkm (karena program kita butuh banyak ) kepada anggota tim yang lain, saya bilang bahwa tujuan kita adalah "mengabdi kepada masyarakat dan PIMNAS",,jadi jangan pernah mengharap sisa dari dana ini yaa  #begitu. Yahh,,,maklumlah,,,masih kecil jadi pikirannya kalau membuat pkm itu untuk mencari uang (soalnya ketika workshop pkm, ada dosen yang bilang seperti itu memberi kan mindset pemikiran bahwa, dengan pkm kita bisa mendapatkan uang jajan tambahan :D).
Hmm..jadi berawal jadi keisengan tapi rada serius. (hanya karena masalah identitas yang notabene saya anak LING ART.. --sekretaris-- jadi dari pada malu anggota kelompok ilmiah kok tidak membuat karya ilmiah, makanya saya membuat karya ini,,dan ide tentang kuda lumping ini sudah sejak lama tersimpan di folder otak saya.. :D

2) Dani ,,nama lengkapnya adalah Dani Ardiyawan,, dan kadang-kadang minta dipanggil DANAR (-__-) yang merupakan singkatan dari namanya. Awal ketemu dia di depan B3.. masih inget ketika ketemuan.. dia bilang "kalo liat cowok yang imut-imut pake batik brarti itu aku mbak"...intine gitulah. Saya berpikir,,ki bocah pede jreng. ..awal ketemu dia cerita mengenai masa lalunya (cielaaahh.. :D ceritain gak yaa?? ) nah,, saya kagum sama dia karena ternyata daftar prestasinya panjang banget -_- hmm...hmm...tapi ni bocah lama-lama juga kadang nyebelin.. tapi karena pada dasarnya saya gak bisa marah-marah sama orang secara langsung,, jadi kalau lagi jengkel sama dani, sama guruh, dan kadang sama uus juga..hohoho...begitu ketemu yaudah,biasa aja.. (susahnya marah-marah <----- nggaya :D)

3) Guruh,, lengkapnya Guruh Tri Utomo.. Hmm..cukup berkarakter... tapi sejalan dengan Dani, dia juga kadang suka menyebalkan... -_- Rajin.. dan hal yang menyenangkan bisa mengenal seorang Guruh yang sebenarnya saya melihat potensi kepemimpinan di dalam diri seorang Guruh (Eaaaaaa :D) suka bekerja,,,tapi menyebalkan sekali ketika dia jaraaaaaaaaaaaaaaaaaaaannggg bangeeeeeeeettt balas sms..padahal disaat penting dan dibutuhkan, sehingga membuat saya naik darah trus jadi HULK (halah :D)

4) Uswatun Hasanah ,, biasa dipanggil Uus.. super sibuk ngurusin anak-anaknya (maklum soalnya sekbid kabin<----ciyeee) ,nih juga kadang-kadang kalau di sms terkirimnya lama -_-... hmm...rajin tapi karena infone sampai ke dia telat (gara-gara smsnya terkirim lamaa) jadi dalam mengerjakan proyek ini kadang membuat saya gregetan.. :D tapi dia paling telaten.. :D kalau gak ada dia..tau deh.. paling ngadem2in...kalau lagi berang (cielah berang :D ) sama dani sama guruh.. yaudah sama uus aja, ntar jadi tambah berang (lho?? :D ckckck)

hmmm..begitulah sekilas tentang TIM KUDA..

#to be continued.... :D
#tunggu cerita selanjutnya




Komentar

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq