(Lanjutan dari postingan sebelumnya 👉 klik disini ) Masih tentang kajian dhuha dengan pembicara ustadz Nababan. Selain kisah pak Zainudin, ada lagi beberapa pengalaman beliau dalam dakwah beliau. Dahulu ketika menjadi misionaris beliau ingin menarik banyak orang untuk masuk agamanya. Sekarang, ketika beliau sudah mendapat hidayah, beliau pun ingin bahwa orang lain mendapatkan hal yang sama seperti beliau. Maka, ustadz Nababan meluaskan dakwahnya ke kota minoritas muslim, seperti di Pulau Nias, Kupang, dsbnya. Di suatu daerah di NTB dimana penduduknya berada di bawah garis kemiskinan (saya tidak begitu ingat dimana) disana Beliu mendirikan pesantren. Beliau membangun bangunan yang terlihat cukup megah dibandingkan dengan bangunan sekitar yang hanya berdinding gedeg (dinding dari bambu) dan reyot. Masyarakt sekitar senang duduk-duduk di sekitar pesantren karena orang-orang pesantren ramah dan mereka di suguhi minuman dan camilan. Selain itu, ustadz Nababan mend...
Catatan Ibu Pejuang Literasi