Bismillah Aku merasa bebas menulis disini karena aku yakin tidak akan ada yang membaca. Eh, ternyata ada yang melihat tulisanku, jumlahnya tiga orang. Eh atau jangan-jangan itu aku sendiri yang melihat situs blog ini? Kayaknya itu jawaban yang masuk akal. Jaman sekarang masih adakah yang nulis di blog? Masih tapi tidak banyak. Tapi bukan itu yang ingin aku ceritakan hari ini. Aku baru menonton Jae'sok B&B rules, selesai 5 episode sesi pertama aku menangis. Sebab aku seperti ikut merasakan apa yang peserta B&B rasakan. Rasanya melegakan ketika ada orang yang bisa mengerti kita tanpa harus kita bercerita. Setiap peserta pasti punya masalah dan kekhawatiran masing-masing dalam hidupnya. Di sana mereka bisa bersantai sejenak dengan kebanyakan orang yang tidak saling kenal, dengan demikian mereka bisa bebas berekspresi. Setelah selesai acara, meski mereka kembali ke kehidupan masing-masing dan menghadapi kehidupan nyata mereka kembali dengan hati yang fu...
Bismillah Betapa kematian itu adalah sesuatu yang tak pernah kita duga datangnya. Siang sehat sore sudah tidak tinggal nama. Aku lebih suka datang ke pemakaman daripada ke kondangan. Sebab, sekali lagi kita akan diingatkan, bahwa kematian itu dekat. Apa yang kita kejar, apa yang kita dapatkan di dunia tak ada gunanya. Rumah, target tabungan, kendaraan semuanya akan kita tinggalkan, kecuali kita menggunakannya untuk kebermanfaatan. Maka, kalau boleh, aku pengen menjadi orang yang baik dan suka menolong. Hahaha, aku menertawakan diri sendiri. Kayak aneh kan keinginan kayak gitu. Aku merasa aku tidak masalah jika aku dimanfaatkan semua yang aku punya untuk kebaikan. Tapi, aku sendiri sudah bisa memberikan batas. Kalau aku akan menolong sesuai kemampuanku, dan aku merasa aku bukan people pleaser sehingga aku tetap akan menyenangkan bagiku tapi bisa juga menolong orang. Sebab aku menolong sesuai kemampuanku. Jadi kalau ada kesempatan untuk berbuat baik, aku ingin sekali membantu apapun...