Langsung ke konten utama

AMELIA (serta novel serial anak mamak) by Tere Liye


Tebal                     : 397 halaman
Penerbit                : Republika
Tahun                   : 2013

Ini buku terakhir dari serial anak-anak mamak. Buku karya Tere Liye ini sangat-sangat saya rekomendasikan koleksi. Apalagi jika mempunyai anak-anak yang suka membaca novel, maka saya rekomendasikan anak-anak seluruh dunia untuk membaca novel serial anak mamak ini.
Keempat novel serial anak mamak benar-benar menggambarkan perasaan seorang anak. Mulai dari Eliana, anak sulung. Pukat serta Burlian, dan yang terakhir adalah Amelia si Bungsu. Setiap bagian novel menceritakan kisah mereka masing-masing. Dimana setiap kisah yang mereka bawa selalu mengandung sebuah cerita yang penuh dengan kebajikan dan kebijakan (khasnya tere liye banget, mengajarkan sesuatu tanpa terkesan menggurui).

Novel serial anak mamak ini membawa pesan moral yang sangat-sangat bagus yang diramu dan dikemas apik dalam sebuah kisah anak-anak serta berada dalam sudut pandang anak-anak. Jujur, di setiap novel selalu mengajarkan tentang adap terhadap orang tua. Memberitahukan kepada seluruh anak di dunia bahwa kasih sayang seorang ibu itu begitu besar terhadap anak-anaknya. Meskipun dalam sudut pandang si anak, terkadang berpikir bahwa ibu marah karena tidak sayang terhadap anaknya. Padahal, orang pertama yang memikirkan tentang kita (sebagai anak) adalah ibu kita. Disetiap novel dari serial anak mamak pasti ada bagian tentang “kasih sayang mamak”. Dan seringnya bagian itu membuatku meneteskan air mata. Karena, apa yang dialami Eliana, Pukat, Burlian, dan Amelia mengingatkanku pada kehidupan masa kecilku. Masa kecil dari keluarga yang sederhana.
Baiklah, karena ini tentang Amelia. Maka di bagian ini diceritakan tentang Amelia si anak bungsu. Anak bungsu yang seringnya dianggap cengeng, disuruh-suruh serta menjadi ‘penunggu rumah’. Kenapa si bungsu harus menunggu rumah? Tidak seperti kakak-kakaknya yang pergi jauh menuntut ilmu serta mewujudkan cita-cita. Di dalam novel ini, betapa pemahaman mengenai betapa pentingnya membangun rumah kita atau daerah asal kita sendiri disampaikan begitu apik.

 Ah, pokoknya, aku sangat suka novel serial anak mamak ini. Meskipun, di setiap novel ceritanya datar. Tapi setiap bagiannya selalu menarik dan mengajarkan kebaikan serta kebajikan (khas tere liye banget). Recommended dan cocok sekali dijadikan koleksi. Patut dibaca oleh semua kalangan. Bagi orang tua, bisa membaca novel serial anak mamak untuk digunakan sebagai referensi bagaimana mendidik anak dengan kesederhanaan, berakhlak mulia, serta cerdas. Karena keempat anak ini tumbuh besar untuk bersama hutan dan alam, dan mereka diajarkan untuk menyayangi alam. Bagi seorang anak, kau akan tau bahwa cinta kasih seorang ibu itu begitu besar. Sungguh-sungguh besar. Kalau pengen tau gimana, silahkan baca keempat novel serial anak mamak karya tere liye. Selamat membaca. J

 @ayufialfaris

Ambarawa, 15 Februari 2015

#NOVEL #tereliye #resensi #buku #februari

Komentar

Posting Komentar

I will be happy reading your comment and response. Tell me what you think please :D

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq