Langsung ke konten utama

Tidak ada judul

 Bismillah

Aku merasa bebas menulis disini karena aku yakin tidak akan ada yang membaca. Eh, ternyata ada yang melihat tulisanku, jumlahnya tiga orang. Eh atau jangan-jangan itu aku sendiri yang melihat situs blog ini? Kayaknya itu jawaban yang masuk akal. 

Jaman sekarang masih adakah yang nulis di blog? Masih tapi tidak banyak. Tapi bukan itu yang ingin aku ceritakan hari ini. 

Aku baru menonton Jae'sok B&B rules, selesai 5 episode sesi pertama aku menangis. Sebab aku seperti ikut merasakan apa yang peserta B&B rasakan. 

Rasanya melegakan ketika ada orang yang bisa mengerti kita tanpa harus kita bercerita. Setiap peserta pasti punya masalah dan kekhawatiran masing-masing dalam hidupnya. Di sana mereka bisa bersantai sejenak dengan kebanyakan orang yang tidak saling kenal, dengan demikian mereka bisa bebas berekspresi. 

Setelah selesai acara, meski mereka kembali ke kehidupan masing-masing dan menghadapi kehidupan nyata mereka kembali dengan hati yang full rasa lega.

Memang rasanya senang jika ada seseorang yang bisa mengerti ketika kita ada masalah, atau ketika kita sedang melakukan kesalahan, mereka ada dan bilang "aku ada disisimu dan kamu boleh bersedih, aku tau kamu salah tapi kamu bisa menjadikan ini sebagai pembelajaran." Kata-kata Yu Jae Sok saat dia tulis dikadonya itu bener-bener dalem banget. 

Aku pernah melakukan kesalahan dan di saat itu aku sadar bahwa aku sendirian, aku harus menghadapinya sendiri bagaimana caranya. Aku terbiasa memendam semuanya sendirian, dan aku gak mau anak-anakku melakukan hal yang sama. Aku mau nanti anak-anakku tau bahwa ketika mereka sedang sedih dan melakukan suatu kesalahan ada aku yang akan membantunya untuk belajar jadi lebih baik lagi, dan menjadi bertanggung jawab atas segala perbuatannya. 

Ambarawa, 9 Juni 2026


Komentar

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq