Langsung ke konten utama

Jadillah Luar Biasa

Selamat malem ayufi :)

bagaimana harimu ?

yah, saat ini saya ngantuk.. hahaha

yap yap yap.. entah apa yang ingin saya tulis. Saya rindu menulis di blog ini. Maaf kan saya buat yang mengikuti blog saya, atau yang tidak sengaja menemukan blog ini, dan secara terpaksa membuka blog ini, maafkan saya jika isi blog ini hanya berisi curhatan curhatan kegalauan saya, serta celotehan saya yang sangat tidak penting (contohnya seperti post an) ini. hehehehe

saya sudah mulai tidak peduli tentang apakah  yang saya tulis ini dibaca atau tidak. Ketika tidak dibaca pun itu lebih baik, karena semakin orang membaca blog gak jelas ini, semakin tau diri saya sangat sangat tidak sempurna dan tidak seperti yang diharapkan.  Blog ini mungkin sebagai catatan saya saja untuk merekam apa-apa yang telah terjadi pada saya. Dan saya sendiri sudah membuktikan , bahwa tulisan tulisan saya sendiri, dari dulu, yang sangat sangat gak jelas, dapat menghibur saya ketika saya sedang bad mood.,Ya andaipun nanti dibaca oleh orang lain, semoga tidak menyesatkan..hehhehe

hari ini ada beberapa hal yang membuat saya berpikir dan memikirkan sesuatu (halah :D bahasane tidak sesuai EYD )

Well, entah itu benar atau salah, entah mereka basa basi atau memang beneran, ada beberapa orang yang menganggap saya luar biasa atau hebat atau keren atau apalah yang sejenis dengan itu. Entah mereka cuma menyindir saja, atau mungkin bercanda saja, atau mungkin memang benar beberapa orang itu menganggap saya luar biasa.

Jujur, saya merasa terbebani dengan label itu, sebenarnya jika ada yang mengatakan itu kepada saya, antara sedih dan seneng. Entah saya harus bangga atau tidak, dikatakan seperti itu, karena saya merasa tidak ada apa-apanya.

ya, mungkin satu satunya alasan masuk akal mengapa mereka mengatakan saya keren karena saya pernah mendapatkan medali emas dalam ajang PIMNAS. Ya, itu saja.

Menurut saya, kalau cuma gara-gara itu saya dibilang keren kok terlalu berlebihan ya...Itu kan semua orang juga bisa. Jadi kalau saya dibilang keren, saya jadi malu sendiri, sebenarnya apa yang keren dari saya?? -_-

Baiklah, terlepas dari benar atau tidak apa yang mereka asumsikan terhadap diri saya, label keren dan luar biasa itu mungkin adalah alat pemacu saya untuk benar-benar menjadi seorang yang luar biasa. Karena, ketika beberapa orang menganggap saya keren, saya harus membuktikan bahwa apa yang mereka katakan benar. Tidak mungkin saya pasrah saja dan membiarkan mereka kecewa kepada saya.

Mungkin itu cara Allah untuk membuat saya menjadi seorang yang benar benar LUAR BIASA. Bukankah lebih baik sok Keren, sok baik, dan sok Pede dari pada sok jahat, sok gak baik, dan sok gak keren?? :D

karena sok baik, sok luar biasa, dan sok keren itu nantinya yang akan membantu kita untuk menjadi Luar biasa, keren ban baik beneran. Iya kan??

jadi mungkin pelajaran pada hari ini adalah, justru sebuah label yang diberikan kepada kita adalah suatu pembenaran yang perlu kita buktikan. Yah, saya akan membuktikannya.

Baiklah, JADILAH LUAR BIASA AYUFI, dimata Allah...
JADILAH KEREN, dimata Allah..

JADILAH LUAR BIASA,,
Karena ENGKAU LUAR BIASA :) :)

ditulis oleh Ayufi
Semarang, 17 Januari 2013
11 : 47 pm

Komentar

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq