Langsung ke konten utama

The Masker Boy

Aku begitu penasaran dengannya. Ketika itu, aku menemukannya di suatu upacara kemerdekaan. Nah, ketika itu, inget sekali kita berada dalam lapangan yang sama dan kemudian bertemu di tempat parkir yang sama. Dia selalu pake masker untuk menutupi wajah. Dan almamaternya banyak sekali bedge yang tertempel. Kuduga, dia adalah seorang aktivis.

Kenapa aku sekarang jadi penasaran? Jika sekali saja waktu itu, mungkin aku tak akan sepenasaran ini. Dan jika sekali saja, pertanyaanku akan berhenti "aneh banget sih? Ngapain pake masker segala coba?" nah itu saja. tapi, beberapa bulan ke depan setelah itu. Aku kembali bertemu dengan orang bermasker itu. Apa mungkin dia orang yang beda? Ah, kurasa tidak, aku masih ingat parasnya begitu jelas. Dan, sekali lagi, dia membuatku bertanya-tanya..

Lalu, beberapa bulan kemudian itu pun, saya kembali bertemu dengan orang bermasker itu. Dan begitulah, sampai sekarang aku penasaran dengannya. Kenapa? Kenapa dia SELALU memakai masker? Siapa dia? apa setiap hari dia menggunakan masker? Aneh juga rasanya aku memikirkan hal yang sama sekali tidak berguna, toh, aku tak kenal, dan buat apa juga aku memikirkannya. Ya terserah dia mau memakai masker tiap hari kek, enggak kek. Ya, aku juga bingung, kenapa aku jadi penasaran. Hingga, cowok bermasker itu pun aku abadikan dalam tulisan ini. Mungkin suatu ketika aku akan tau sebuah kebenaran di balik  itu. The masker Boy.

ditulis oleh Ayufi

Semarang, 10 maret 2013..8 : 32 pm
dengan mata yang sangat mengantuk :)

Komentar

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq