Langsung ke konten utama
Entah, apa yang aku lakukan ini sebuah ambisi atau memang semangat. Aku tidak mau berambisi. Kata ibuku, dan sudah sangat sering beliau mengatakannya, bahwa jangan pernah terlalu berambisi mendapatkan sesuatu. nantinya apa yang kamu inginkan malah nggak akan tercapai dan akhirnya malah kecewa.  Nah, semoga aku tidak termasuk terlalu berambisi. Tapi kapan lagi kalau bukan sekarang aku mulai. Jika memiliki mimpi bukankah kita harus mewujudkannya? Dan caranya adalah dengan terus berusaha. Dan tentu saja dengan berdoa. Berusaha sampai maksimal. Sampai aku benar-benar tak bisa apa-apa dan mentok. 

Aku sangat percaya. Mimpi dan harapan itu pasti terwujud. Tentu saja dengan usaha dan doa. Karena Sukses itu berasal dari ratusan bahkan ribuan usaha yang tak kenal lelah dan semangat yang tak pernah padam.  Aku tak ingin terlalu berambisi. Aku hanya ingin berusaha yang terbaik dan maksimal. Itu saja. Semangatku naik turun. Sejak dulu. Tapi kata-kata itu yang selalu aku pegang. Dan aku yakin,  Sekecil apapun usaha yang kita lakukan, Allah akan melihatnya, dan akan menghasilkan sesuatu dari usaha itu.  

See...lalu apa target yang ingin aku capai sekarang. Terlalu banyak sebenarnya. Tapi dari dulu aku selalu ingin menjadi seorang penulis. Aku tak peduli tulisanku hasilnya mungkin "sampah" tapi aku hanya ingin menulis. Biarkan saja. karena menulis adalah sebuah proses. Jika semakin banyak menulis, akan semakin baik. Yang terpenting, jangan pikirkan hasilnya ntar jadi gimana, atau akan ada orang yang mau baca atau tidak,  tulis saja apa yang ingin kamu tulis. Bebas.

Yang penting. Adalah menjadi diri sendiri.  Mungkin mereka lebih hebat. Tapi tetap jadi diri sendiri. Lebih baik menjadi diri sendiri asalkan kita memaksimalkan diri kita. 


Ah,,,,rasanya aku senang sekali menulis kata-kata motivasi ini. Aku pasti bisa....SEMANGAT AYUFI!!


Komentar

Paling sering dibaca

The Gogons “James and the incredible incidents” by Tere Liye

Buku setebal 288 halaman terbitan Gramedia tahun 2006 ini kedua kalinya gue baca. Awal baca salah satu karya TERE LIYE ini, dulu sekali pas kira-kira aku masih SMP. Maklum, dari dulu gue emang gadis perpus banget lah (info kagak penting). Nah, dulu belum ngerti bener siapa itu Tere Liye.   Nah, pas kemarin liat-liat di perpus, gue liat buku itu. Nah, gue udah baca tuh buku, gue inget banget. Tapi lupa ceritanya, dan ternyata itu karya TERE LIYE.  Jenis novel itu adalah metropop. Jarang-jarang kan tere liye nulis jenis Metropop. Jadi gue baca lagi dan ternyata bagus. Meskipun buku ini adalah jenis metropop, dari dulu Tere Liye emang udah punya ciri khas. Meskipun di buku berjenis Metropop, itu pun masih Tere Liye banget. Dan ini buku yang gue sebut sebagai metropop sopan. Kenapa, yaa meskipun metropop, yang menceritakan tentang berbagai lika-liku permasalahan orang-orang metropolitan dengan segala life stylenya, bagi orang desa   nan sederhana kayak gue, life s...

Rejeki yang tersembunyi

sumber : google Rejeki itu bisa berupa apa saja. Diberi tetangga dan teman yang baik. Diberi kemudahan dalam urusan. Diberi kenikmatan tidur dan makan. Diberi bantuan tiba tiba ketika kita sangat membutuhkan. Itu semua rejeki menurut saya. Pernah baca dan kembali mengulang ceramah Ustad Salim A Fillah tentang rejeki. Rejeki itu bukan dari gaji. Gaji besar belum tentu itu adalah rejeki kita.  Seorang pengusaha dengan omset ratusan juta rupiah per bulan. Dia mampu beli kasur termahal dan ternyaman di dunia, tapi dia hanya bisa tidur di lantai dengan alas tiker buatan Muntilan. Dia diundang ke berbagai kota disewakan hotel yang mahal dan nyaman namun ketika tidur, ia membuka tas ranselnya dan mengeluarkan tiker lipet yang selalu dia bawa. Digelarlah tiker itu di lantai, dan tidurlah ia dengan lelap.Ya begitulah, rejekinya memang begitu.  Ada juga seseorang yang kaya raya bisa beli makanan apapun yang mahal dengan hartanya. Namun dia tidak bisa menikmatinya. Kena...

Selamat Datang 2019

2018 terasa kosong 2018 terasa hampa Tak ada pencapaian Karena tak ada yg ingin dicapai Tak seru Tak ada gairah Terasa flat Maka di tahun 2019 ini Harus punya target Harus punya keinginan kuat Terutama dalam hal ibadah Rumah di dunia ada Tapi merobohkan tempat tinggal di akhirat sana Padahal disanalah asal kita Kembali padanya Maka tak akan ada rasa kecewa Ibadah terasa biasa saja Karena tak ada cita cita Hanya Dia Yang bisa mencipta bahagia Hanya Dia yang bisa menghapus segala duka Mencegah semua bencana 2019 stop ghibah Perbanyak ibadah 2019 banyak senyum Kurangi manyun 2019 fokus usaha Hindari foya foya 2019 perbanyak baca Kurangi nonton drama 2019 harus lebih baiqq