Aku ingin berkata dengan sederhana kemudian kau terdiam karenanya Aku ingin berkata dengan sederhana kemudian kau menangis mendengarnya Aku ingin berkata dengan sederhana kemudian kau akan bilang "aku bisa" Aku ingin berkata dengan sederhana dengan satu kata tapi bermakna SEDERHANA ditulis oleh ayufi disuatu pojok ruangan yang tak cukup terang disuatu malam yang tidak terlalu tua Ambarawa 29022012 8:12pm
akhwat sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tapi dari kecantikan hati yang ada dibaliknya,,,, Akhwat sejati bkanlah dilihat dari sejauh bentuktubuhnya yang mempesona, tapi dilihat sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.... Akhwat sejati bukanlah dilihat dari begitu banyak kebaikanyang diberikan, tapi dari keiklasan ia memberikan kebaikan itu... Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tapi dari apa yang sering dibicarakan mulutnya bicarakan... Akhwat sejati bukanlah diihat dari keahliannya berbahasa tapi dilihat dari bagaimana dia berbicara,,,, Akhwat sejati bukan dilihat dari keberaniannya berpakaian tapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertaruhkan kehormatannya... Akhwat sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda oarang dijalan, tapi dilihat dari kekhawatirannya yang mengundang orang jadi tergoda.. Akhwat sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tapi dilihat dari sejauh mana ia ...
“Teach literature to your children, because it can change the coward become the brave” (Umar Bin Khattab Ra) If there is word “literature”, the first thing that come up in my mind is “imagination” , free, and beautiful”. The words automatically come up in my mind because literature that I know always something beautiful which produced from the imagination from the author, and literature is free; free how to interpret the literary work. Similarly, with me, Boulton (1980) defines literature from a functional perspective as the imaginative work that gives us R’s: recreation, recognition, revelation and redemption. Not too different from Boulton, Moody (1987) writes that literature springs from our in born love of telling a story, of arranging words in pleasing patterns, of expressing in words some special aspects of our human experience. Those definitions lean to describe that literature is imaginative, literature is about feeling expression, literature deals with experience. ...
Komentar
Posting Komentar
I will be happy reading your comment and response. Tell me what you think please :D